Patut Dicontoh, Warga Karanganyar Sulap Selokan Sampah Jadi Kolam Ikan

KBRN, Surakarta: Aliran sungai-sungai kecil atau selokan di kawasan Tugu Boto, Colomadu, Karanganyar, kini bersih dari sampah. Warga setempat memperoleh kegiatan baru yang ternyata dapat memberikan pendapatan tambahan bagi mereka. 

Kegiatan ini diawali dengan melihat beberapa gorong-gorong di kawasan Tugu Boto membersihkan dari sampah. Kemudian warga pun berinisiatif untuk berbudidaya ikan air tawar di lokasi aliran sungai tersebut. 

Selain menghasilkan income tambahan, keberadaan ribuan ikan-ikan nila di aliran sungai tersebut dapat mencegah orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di tempat itu lagi.

Warga pun akhirnya mendadak berubah menjadi petani ikan yang pada awalnya sangat miskin pengalaman. Tetapi setelah kurun waktu kurang lebih tiga tahun ini, mereka pun mulai merasakan hasil panen secara berkala. 

Salah seorang warga yang sekarang telah menjadi petani ikan dadakan dari Kelompok Mina Tugu Boto, Bayu Murtanto mengaku senang dengan sungai yang sekarang bersih dari sampah. Sekaligus memberinya penghasilan tambahan untuknya dan keluarganya.

Pria 49 tahun inipun mengaku juga pernah mendapat bimbingan dari pemerintah daerah setempat serta bantuan pembibitan, sehingga menambah ilmunya dalam bertani ikan tambak air tawar. 

"Sekarang tidak ada kendala yang berarti dalam mengelola tambak ikan itu, kecuali saat hujan lebat yang bisa menimbulkan banjir. Sekarang aliran selokanya bersih," ujarnya kepada RRI, Jumat (21/2/2020).

Dalam mengelola gorong-gorong yang rata-rata mempunyai panjang 100 meter dan telah disulap menjadi kolam ikan nila ini. Warga menjadikannya beberapa kelompok petani, dimana setiap kelompok rata-rata terdiri dari 10 orang dan setiap orang mendapat jatah kurang lebih 9 kali 2,5 meter kolam.

Bayu yang juga mempunyai sebidang tambak ini pun dapat memanen ikannya tiga kali dalam waktu 4 bulan yaitu panen pertama pada 2,5 bulan pertama, kemudian panen kedua di bulan ketiga dan panen ketiga di bulan keempat. Dan sampai bulan ke 4 saya dapat panen 4 sampai 6 kwintal ikan nila dengan harga saat ini Rp 27 ribu  per kilogram. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00