Jual Masker Kain Ditengah Wabah Covid-19, Mahasisiwa Ini Tak Segan Beri Gratis

KBRN, Surabaya : Merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, bisa saja dijadikan ladang meraup keuntungan dari penjualan masker, barang yang saat ini paling dicari oleh masyarakat. Tapi tidak bagi dua mahasiswa asal Perguruan Tinggi di Surabaya ini.

Namanya Bagus dan Mario. Keduanya memang sengaja menjual masker kain yang bisa dicuci dan bisa digunakan berulang kali oleh pemakainya, untuk melindungi dari dampak penyebaran virus yang ditularkan melalui droplet atau percikan tersebut.

Namun, Bagus dan Mario tidak hanya sekedar menjual, tetapi juga berbagi kepada mereka yang tidak mampu, maka masker ini dapat diberikan secara cuma cuma oleh keduanya. Mario mengaku, menjual masker ini telah dilakukan seniornya, dan dirinya hanya meniru cara bisnis seniornya tersebut.

"Sudah lama (jualan), senior saya sudah lakukan sejak masuknya wabah ini ke Indonesia, dengan harga murah, senior saya bilang kalau ada yang minta kasih aja," ujar Mario saat ditemui RRI Surabaya, Senin (6/4/2020).

Mereka berdua, berjualan disekitar jalan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). Sementara itu, Bagus mengatakan, jika menjajakan dagangannya sejak ppukul 07.00 pagi. 

"Pagi sekitar jam 7 sudah ditempat, bagi kita itu kalau ada masyarakat yang ingin datang kesini silahkan,  kita disini melayani dengan baik. Bagi masyarakat yang ekonominya kekurangan kita akan pasti membantu," tutur Bagus.

Lebih lanjut kembali Mario mengungkapkan, jika yang membuat masker masker tersebut adalah seniornya, dirinya dan Bagus yang bertugas untuk menjual dan menjajakan barang itu. Sehari keduanya membawa sekitar 170 lembar masker kain. 

"(Jualannya) di media online juga ada, jualan seperti ini juga (buka lapak kaki lima)," tandas Mario.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00