104 Warga Kepri Suspect Covid-19 Dalam Pemantauan Dinkes

KBRN, Batam : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjeptjep Yudiana mengatakan hingga saat ini sebanyak 104 orang warga Kepri masuk dalam pantauan pihaknya karena suspect Covid-19. Mereka tersebar di Batam, Anambas, Karimun, Tanjung Pinang dan Natuna. 

Kepada RRI, Tjejep mengatakan mereka kini berada dirumah sakit yang ditunjuk oleh pemerintah pusat seperti RS BP Batam, RS Embung Fatimah, RSUD Pemprov Raja Ahmad Thabib dan RSUD Muhammad Sani, Karimun. Kepri hingga telah mengirimkan sampel atau swab ke pemerintah pusat sebanyak 90 orang, baik berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect sebanyak 25 orang, maupun sample Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 65 orang. Dari hasil laboratorium tersebut sebanyak 83 orang dinyatakan negatif Corona sementara 7 orang masih dalam pantauan. 

"Yang masih dirumah sakit ada 6 orang, 3 diantaranya di Tanjungpinang, 2 orang di Anambas dan Karimun 1 orang, sementara Bintan dan Lingga masih 0. Sejauh ini Kepri masih aman, kita tunggu hasil labnya, kita berharap sih negatif," ujar Tjeptjep, Selasa (17/3/2020). 

Tjeptjep melanjutkan, sampel swab memang masih dikim ke Jakarta karena Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas 1 Batam, belum memiliki Reagensia sembari menunggu anggaran dari pusat, selain itu dalam waktu dekat ini pemerintah Singapura akan membantu Batam untuk memiliki alat tersebut. 

Tjejep mengajak masyarakat untuk patuh terhadap himbauan pemerintah, termasuk pengelola tempat pariwisata, hiburan, penyedia jasa transportasi, tempat makan dan peserta didik untuk patuh terhadap instruksi pemerintah termasuk mentaati protokoler kesehatan, area publik, komunikasi dan pengawasan, untuk memutus sebaran Covid-19 di Kepri. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00