Hingga Kini 2 Orang WNI Di Batam Positif Covid-19 dan 191 Orang Dalam Pemantauan

KBRN Batam : Pemerintah Kota Batam kembali mengumumkan 1 WNI terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien berjenis kelamin pria, berusia 32 tahun ini, kini diisolasi di RS Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. 

Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa pasien tersebut bukan warga Kepri, dengan riwayat perjalanan sejak tanggal 25 Februari - 1 Maret 2020 lalu. Pasien berangkat dari daerah asalnya ke Malaysia tujuan Paris, Prancis dan kontak langsung dengan temannya yang tengah mengalami demam dan batuk pilek disana.

Pada tanggal 12 Maret, pasien pulang ke tanah air melalui Singapura menggunakan pesawat terbang dan tiba di Changi pada tanggal 13 Maret 2020, sampai di Batam menggunakan kapal Ferry dan berlabuh di pelabuhan internasional Sekupang. Sehari di Batam dan menginap di apartemen, pasien merasakan deman dan batuk, pasien melakukan pelaporan kesehatan pada fasilitas kesehatan pertama, dokter melakukan pemeriksaan radiologi dan laboratorium yang hasilnya mengarah suspect bronchopneumonia. 

"Guna penanganan lebih lanjut, dokter rumah sakit pertama melakukan rujukan ke RS BP Batam selaku rujukan Covid-19, kemudian dilakukam perawatan intensif di ruang isolasi, mengingat yang bersangkutan sudah masuk dalam klasifikasi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19," ucap Rudi saat konferensi pers sore ini dinhalmaan belakang kantor Walikota, Jum'at (20/3/2020). 

Rudi melanjutkan, berdasarkan pemeriksaan sampel swab yang dilakukan oleh Tim Analis Kesehatan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam yang langsung dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenker RI di Jakarta, maka pada hari ini hasilnya diperoleh terkonfirmasi positif. 

Dengan adanya kasus kedua bagi Batam, dengan nomor 02 maka pemerintah akan melakukan penelusuran terhadap 131 orang yang terdiri dari penumpang kapal, crew kapal, driver online, resepsionis apartemen, room boy dan closed contact. Mereka kini tengah dikarantina dirumah masing-masing sebelum nantinya jika terjadi gejala lanjutan akan dipindahkan ke Asrama Haji. 

Sehari sebelumnya, juga diumumkan oleh Pemko Batam, seorang perempuan berusia 45 tahun, dengan nomor 01 dilaporkan posistif Covid-19 usai melakukan perjalanan dari Batam, Jakarta, Bogor, Yogyakarta dan kembali ke Batam, mulai dari 21 Februari hingga 4 Maret 2020.  Pasien mengeluhkan batuk berdahak, pilek, demam, sesak nafas, mual dan muntah yang kini dirawat intensif diruang isolaai RSUD Embung Fatimah. 

"Yang ini merupakan cluster Jakarta. Kita juga melakukan pemantauan terhadap 60 orang yang berinteraksi dengan pasien ini, termasuk closed cotact-nya, sehingga sejauh ini ada 191 orang dalam status klasifikasi orang dalam pemantauan," tuturnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00