Rapid Test Gelombang Pertama, 1.572 ODP Batam Akan Ditest

KBRN, Batam : Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, dalam waktu dekat masyarakat akan dilakukan pengetesan Covid-19 menggunakan rapid test, dengan prioritas 1.572 Orang Dalam Pemantauan (ODP) versi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam. 

Didi melanjutkan, tes ini dilakukan untuk menyaring kembali, masyarakat yang benar-benar masuk dalam kategori ODP versi Kementerian Kesehatan. Pasalnya sejak dikerahkan perangkat RT/RW untuk menyisir data masyarakat di setiap kelurahan, jumlah tersebut membengkak dari perkiraan pihaknya. Apalagi Batam masih dikategorikan sebagai daerah dengan penularan dari luar. 

"Status Batan hingga kini masih daerah terkonfirmasi Covid-19, daerah dengan pasien terkonfirmasi, jadi yang benar-benar ODP akan menjadi prioritas, pada tahap awal akan kita beli 2.000 pieces. Yang disisir oleh walikota dan wakil walikota itu orang yang baru pulang dari Singapura, Jakarta ataupun yang baru pulang dari daerah terdampak, meskipun tidak sakit tetap diawasi," ungkap Didi kepada RRI Batan, Selasa, (24/3/2020). 

Menurut Didi, untuk versi Kementerian Kesehatan, ODP merupakan mereka yang memiliki gejala berupa batuk, demam, sakit tenggorokan, flu, ataupun riwayat perjalanan dari daerah terjangkit sehingga bisa dikarantina. 

Batam belum termasuk daerah terjangkit, karena kriteria daerah terjangkit berupa, terjadi penularan lokal, atau human to human transmission, sedangkan kasus di Batam merupakan dari luar atau orang yang traveling. Jika closed contact dari tiga pasien positif sebelumnya yang melakukan penularan, maka Batam bisa naik menjadi status daerah terjangkit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00