Senator Bengkulu Ajak Masyarakat Lakukan Ganyang Covid 19

KBRN, Bengkulu : Anggota Komite II DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief mengimbau, kepada warga masyarakat untuk melakukan ganyang Covid-19 atau Gerakan Lindungi Keluarga yang disayang dari Corona Virus Disease 2019.

Mengingat data positif Covid-19 di lapangan, terus meningkat, sehinggasekarang ini tidak bisa lagi beban itu diletakkan di pundak pemerintah, melainkan solidaritas sosial besar-besaran perlu digalakkan di seluruh tanah air.

“Masyarakat diminta tidak lengah dan terus mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah.Untuk itu, siapapun yang menunjukkan gejala utama seperti batuk, demam, hingga sesak napas atau pernah berinteraksi dengan orang-orang dengan gejala tersebut dapat menjalani test kesehatan secara sukarela,” imbuh Riri Damayanti, Senin (6/4/2020).

Selain itu Riri menjelaskan, terjangkit Covid-19 bukan aib, bukan sifat yang tercela. Oleh karena itu, perlu kerjasama yang baik antara yang sudah punya gejala maupun belum, untuk sering-sering memeriksa kesehatannya agar penyebaran dapat ditekan.

“Tidak perlu panik, tapi tetap waspada," ajak suami pengusaha muda Bengkulu, Nico Ardi Putra ini.

Lebih lanjut Senator Bengkulu ini juga menegaskan,pentingnya penggunaan masker kain berlapis di tempat umum yang menutupi hidup, dan dagu sebagai salah satu langkah untuk menangkal virus. Apalagi masker kain itu bisa dipakai berkali-kali.

“Itu juga bukan satu-satunya langkah untuk mencegah, namun harus dibarengi kalau tidak begitu penting jangan keluar rumah.Imbauan ini penting diulang-ulang agar masyarakat tidak lupa. Mari galakkan Gerakan Lindungi Keluarga yang Disayang dari Corona Virus Disease 2019," terang Riri Damayanti.

Terlansir, pemerintah mengumumkan adanya penambahan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia sebanyak 2.273 orang.

Bahkan pada Minggu (5/5/2020)lalu, juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengumumkan,ada penambahan 181 kasus dibandingkansebelumnya. Begitu juga dengan jumlah pasien yang meninggal dan dinyatakan sembuh juga mengalami peningkatan.

“Kami akan laporkan perkembangan catatan kasus konfirmasi positif. Pada hari ini, telah bertambah lagi 181 orang. Total menjadi 2.273 orang,” kata Yuri saat konferensi pers di Jakarta dan disiarkan secara langsung.

Selanjutnya, jumlah korban meninggal bertambah tujuh orang, sehingga total 198 orang meninggal dunia. Sementara untuk jumlah orang yang dinyatakan sembuh juga bertambah menjadi 164 orang.

Artinya, pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunia belum menunjukkan tanda-tenda mereda. Bahkan sejauh ini, kasus penularan virus corona telah ditemukan di 206 negara.

Dimana kasus infeksi Virus Corona COVID-19 di seluruh dunia pada pukul 11.51 WIB telah mencapai 1.202.827 kasus, dan ada 246.886 yang telah dinyatakan sembuh, berdasarkan Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE.

Sedangkan merujuk pada data CSSE Johns Hopkins University, sampai pukul 15.00 WIB, pada 5 April 2020kemarin, total jumlah kasus positif Covid-19 telah sebanyak 1.203.923 pasien.

Di sisi lain, 64.806 pasien positif corona telah meninggal dunia. Sementara mereka yang sudah sembuh dari penyakit Covid-19 mencapai 247.273 orang.

Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Jerman dan Perancis saat ini menempati daftar 5 negara dengan angka kasus Covid-19 tertinggi di dunia dalam data peta Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE yang dikutip Minggu, (5/4/2020).

Belum lagi, Amerika Serikat telah tercatat sebagai negara yang memiliki kasus terbesar yang mencapai 312.146 dengan 8.499 kematian dan 14.997 pasien sembuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00