Kasus Covid 19 di Bengkulu Kembali Bertambah, 23 Kasus ODP dan 2 PDP

KBRN, Bengkulu : Perkembangan kasus Covid 19 di Provinsi Bengkulu hingga Selasa, (7/4/2020) pukul 17.00 WIB sore, kembali terjadi penambahan 23 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Dengan demikian, total penambahan kasus sebanyak 25 orang. Sedangkan untuk kasus ODP dan PDP sebanyak 497 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni dalam rilisnya menyebutkan, dengan penambahan 23 kasus itu, untuk total ODP saat ini sebanyak 483 orang.

Dari 483 orang itu rinciannya, ODP dinyatakan sehat dan selesai pemantauan sebanyak 212 orang. Lalu ODP yang meninggal dunia 1 orang dan ODP menjadi PDP 1 orang.

“Sampai saat ini ODP yang masih pemantauan sebanyak 269 orang,” ujar Herwan.

Selain itu Herwan menjelaskan, untuk kasus PDP ada penambahan sebanyak 2 orang dari Kabupaten Mukomuko. Sehingga totalnya jumlahnya saat ini sebanyak 14 orang.

“Dari 14 orang itu rinciannya,  PDP yang dinyatakan sehat 2 orang, PDP menjadi konfirmasi sebanyak 2 orang dan meninggal dunia 4 orang, serta yang masih dalam pengawasan sebanyak 6 orang. Ke enam orang itu, 2 orang pengawasan mandiri yaitu, 1 orang dari Bengkulu Tengah dan 1 orang di Kota Bengkulu. Seterusnya 1 orang di Rumah Sakit Hasunnudin Damra Manna Bengkulu Selatan dan 3 orang di Rumah Sakit Mukomuko,” terangnya.

Lebib lanjut untuk penambahan 2 PDP ditambahkan, pertama, berjenis kelamin laki-laki asal Kabupaten Mukomuko, gejala klinisnya demam dan batuk dengan riwayat perjalanan 2 minggu lalu berpergian dari Medan dan sekarang dirawat di Rumah Sakit Mukomuko.

Kedua, perempuan berusia 19 tahun asal Kabupaten Mukomuko, dengan gejala klinis demam, batuk, sesak nafas, muntah, pneumonia, serta riwayatnya pernah berpergian dari Padang dan sekarang dirawat di Rumah Sakit Mukomuko.

“Untuk kasus konfirmasi Covid 19 sebanyak 2 orang,” ucapnya.

Sementara itu, dari data secara nasional jumlah kasus konfirmasi sebanyak 2.738 orang, meninggal dunia sebanyak 221 orang, dan sembuh sebanyak 204 orang, dengan penyebarannya di 32 provinsi di Indonesia.

Sedangkan global sudah di 204 negara, dengan jumlah kasus positif 1.348.628 orang, meninggal dunia 74.834 orang dan sembuh 285.064 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00