Atasi Covid 19, Seluruh Pemda se-Bengkulu Diminta Tingkatkan Sinergi

KBRN, Bengkulu : Ditengah wabah pendemi corona virus disease atau Covid 19 yang belum bisa dipastikan berakhirnya di negeri ini, Pemerintah Daerah se Provinsi Bengkulu agar dapat meningkatkan sinergi secara bersama-sama, dalam upaya pencegahan dan penanganan virus yang berasal dari Wuhan Cina, ditengah-tengah masyarakat Provinsi Bengkulu.

Mengingat bagaimanapun juga, sinergitas yang dimaksud merupakan kunci utama dalam upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya yang ada di Provinsi ini.

“Wabah pendemi Covid 19 ini, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Apalagi sampai ada yang terkesan memanfaatkan situasi sekarang ini untuk kepentingan lainnya. Sebaiknya tunggu saja momennya tiba dan jangan sekarang, karena TNI dan Polri serta unsur Forkopimda,baik tingkat provinsi ataupun kabupaten/kotajuga sudah menunjukkan sinergitasnya,” ungkap Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, dalam keterangannya di gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Menurut pria yang akrab disapa Wansui ini, dengan bekerja secara bersama-sama menanggulangi Covid 19 ini, pekerjaan akan lebih mudah dan ringan. Mengingat jika masih ada Pemerintah Daerah di Provinsi Bengkulu yang bekerja sendiri, tentu masyarakat yang akan bingung, lantaran kebijakannya berbeda-beda.

Belum lagi dengan kondisi sekarang ini diyakini masyarakat serba bingung, karena yang tidak memiliki penghasilan rutin setiap bulan, sangat sulit dalam bekerja. Pasalnya ada imbas dari kebijakan pemerintah, namun disisi lain ada juga yang diberhentikan. Sehingga akan kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan kesehariannya.

“Dengan kesusahan yang dihadapi masyarakat ditengah pendemi Covid 19 ini, Pemerintah Daerah harus hadir memberikan solusi, seperti memberikan bantuan paket sembako dan lain sebagainya,” jelas kata politisi PKB ini, Rabu, (8/4/2020).

Dibagian lain Anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kota Bengkulu ini menyebutkan, adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dirumah, lantaran imbas dari Covid 19 ini, secara tidak langsung telah berimbas terhadap jalannya roda pemerintahan.

Bahkan selama pendemi ini melanda, efektifitas kinerja ASN diakui belum efektif, ketimbang selama ini berjalan. Tapi dengan kondisi sekarang, lagi-lagi diingatkan jangan sampai melumpuhkan roda pemerintahan daerah.

“Saat ini untuk ASN memang apa yang bisa dikerjakan dari rumah, agar bisa dilaksanakan, karena tidak ada jalan lainnya, sebab pemerintah juga sudah mengeluarkan kebijakannya. Sehingga mau tidak mau, diharapkan masyarakat dapat memaklumi kondisi sekarang ini,” terangnya.

Secara terpisah sebelumnya, Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengaku, fokus pekerjaan pemerintahan daerah saat ini menanggulangi pendemi Covid 19 ini. Sehingga untuk jalannya roda pembangunan yang sebagian besar sudah terencana dalam dana APBD Provinsi, mayoritas belum berjalan.

“Lantaran kita (Pemprov,red) fokus pada penanganan Covid 19, program pembangunan memang belum ada yang berjalan. Mudah-mudahan saja pendemi ini bisa segera berakhir. Mari kita berdoa bersama-sama,” tutup Hamka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00