Pasar Pinasungkulan Manado Menjadi Cluster Penyebaran Covid 19

Penjual di Pasar Pinasungkulan Dilakukan Rapid Test

KBRN, Manado: Pasar Pinasungkulan Karombasan Manado kini telah menjadi salah satu cluster atau tempat penyebaran Covid-19 dari data terakhir  sedikitnya 7 pedagang   di Pasar Pinasungkulan yang terjangkit virus corona.

Menyikapi banyaknya warga yang berada di Pasar Pinasungkulan Manado yang terpapar virus corona  Walikota Manado  DR. Ir. GS Vicky Lumentut mengintruksikan Puskesmas (PKM) Ranotana Weru  melakukan rapid test kembali pedagang di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kecamatan Wanea.

Pihak PKM Ranotana Weru  langsung  melakukan rapid test pada Sabtu (16/5/2020) hari ini, mengingat kasus corona virus disease 2019 atau Covid-19 klaster Pinasungkulan makin bertambah.

Untuk itu, PKM Ranotana Weru hari ini akan kerja ekstra. “Siap laksanakan sesuai petunjuk dan arahan,” ujar Kepala Puskesmas (Kapus) Ranotana Weru, Dr Maya Pelle.

Bahkan Dr Maya memastikan kalau dia sudah menjawab sekaligus melaporkan kesiapan timnya kepada Walikota.

“Saya sudah lapor ke Pak Wali, adapun situasi yang dapat saya laporkan saat ini adalah bahwa dalam pelacakan/tracing masih banyak kontak erat yang kami temukan tidak melakukan isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Dr Maya berujar bahwa mereka juga selaku Tenaga Kesehatan merasa kuatir dengan para pasien yang berkunjung di Puskesmas, termasuk para pedagang yang sering ke Puskesmas.

Karena itu, ia mendukung  dengan rencana Walikota akan melakukan penutupan Pasar Pinasungkulan selama 2 minggu untuk pengaturan Social Distancing dan memudahkan Puskesmas Ranotana Weru melakukan tracing secara mendalam dan isolasi mandiri secara ketat.

Sebelumnya, menyikapi dan melihat perkembangan sekarang ini untuk kluster Pasar Pinasungkulan yang terus bertambah, maka Walikota Manado  meminta Kepala Puskesmas Ranotana Weru dan jajaran untuk kembali melakukan rapid test.

" Apabila dalam rapid test yang dilakukan oleh petugas kesehatan bersama Tim dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19, pada  Sabtu hari ini ditemukan ada yang reaktif, maka kami segera tindaklanjuti untuk rapat sehubungan dengan perkembangan di pasar Pinasungkulan Karombasan bersama Forkompimda serta Pihak terkait didalamnya guna langkah penanganan cepat termasuk membicarakan penutupan sementara pasar tersebut." ujar Walikota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00