Obituary : Glenn Fredly, Suara Emas yang Tetap Abadi

KBRN, Jakarta : Glenn Fredly Deviano Latuihamallo lahir pada 30 September 1975 dari pasangan Hengky dan Linda Latuihamallo. Dia anak pertama dari lima bersaudara. 

Penyanyi dan penulis lagu R&B Indonesia ini memasuki industri musik setelah memenangkan kontes menyanyi pada tahun 1995. Dirinya juga telah merilis lebih dari 10 album sepanjang karirnya.

Pada 2013, Glenn pernah sangat dikenal sebagai seorang juri atau instruktur dalam ajang pencarian bakat The Voice Indonesia bersama Giring Nidji dan Arman Maulana.

Pada 1995 ia mengawali karir cemerlang di blantika musik Indonesia dengan memenangkan lomba menyanyi Cipta Pesona Bintang. Pada tahun yang sama, ia bergabung dengan band rock Funk Section. 

Tahun berikutnya, ia menjadi finalis di Asia Song Festival. Kemudian, pada 1998, Glenn Fredly meninggalkan Funk Section untuk menjadi penyanyi solo R&B, dan ia merasa lebih cocok dengan gaya vokalnya sendiri. 

Album pertamanya 'Glenn' rilis pertama kali dan berhasil terjual sebanyak 50 ribu copy sekaligus menempatkannya duduk sebagai penyanyi R&B sukses kala itu. Padahal, jenis musik itu belum populer pada tahun 90-an.

Pada tahun 2000, Fredly merilis album solo keduanya bertajuk 'Kembali (Return)' dengan single "Kasih Putih" ("White Love"), dan kembali menerima banyak pemutaran dari para penggemar musik tanah air hingga pada 2001 ia meraih posisi ketiga di Festival Lagu Internasional Asia Dauzy Rusia.

Di puncak karirnya, Glenn memutuskan mengakhiri masa lajang dengan menikahi penyanyi Dewi Sandra di Uluwatu, Bali pada 3 April 2006. Namun perceraian menjadi ujung akhir dari pernikahannya pada 2009.

BACA JUGA: Kabar Duka, Glen Fredly Meninggal Dunia.

Maret 2009, Fredly adalah salah satu pemain utama dalam konser penghormatan kepada penyanyi Indonesia yang sudah meninggal, Chrisye selama Java Jazz Festival. Glenn merupakan penggemar berat Chrisye.

Pada tahun yang sama, ia melakukan konser penghormatan kepada Michael Jackson di lima kota di seluruh Indonesia, yang mencakup lagu-lagu hit Jackson. Fredly memuji Michael Jackson sebagai salah satu idola yang mempengaruhi musiknya. Jackson juga dianggap menginspirasi.

"Melalui musiknya, gayanya, tariannya, semuanya," kata Glenn.

Pada 2011 ia bergabung dengan Tompi dan Sandhy Sandoro untuk melakukan serangkaian konser dengan nama Trio Lestari (The Eternal Trio).

Pada tahun 2014 ia memasuki produksi film dengan judul Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, yang menerima penghargaan film terbaik dari FFI (Festival Film Indonesia).

Tapi, semua kenangan indah pria bersuara emas itu terhenti pada 8 April 2020.

Dunia musik Indonesia berduka, Glenn Fredly Deviano Latuhamallo meninggal dunia pada usia 44 tahun.

Musisi bersuara emas ini merupakan salah satu musisi senior tanah air dan menjadi salah satu orang yang menggagas RUU Permusikan bersama Anang Hermansyah dan lain-lainnya.

Glenn Fredly meninggal bertepatan dengan 40 hari kelahiran putrinya, buah pernikahan dengan Mutia Ayu, yang dinikahinya pada 19 Agustus 2019.

Selamat Jalan.....Glenn....Suara Emasmu Tetap Abadi 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00