Aktivitas di Gereja-Gereja Katolik di Keuskupan Agung Kupang ditutup Sementara

KBRN, Kupang : Keuskupan Agung Kupang telah mengeluarkan kebijakan dan pengumuman resmi kepada Umat Katolik di Wilayah Keuskupan Agung Kupang, untuk menjalankan Ibadah Jalan Salib selama masa Pra Paskah, dan Misa Hari-Hari Biasa dan pada Hari Minggu 22 dan 29 Maret 2020, ditiadakan dan atau dilaksanakan di Rumah saja.

Informasi tersebut diperoleh RRI melalui pengumuman yang disampaikan di Gereja-Gereja, termasuk di Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Wali Kota Kupang mulai 20 Maret 2020.

Dalam himbauan tersebut tertulis kepada seluruh umat bahwa, mulai hari ini Jumat 20 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah, maka Ibadah Jalan Salib dan Misa Harian dilakukan di Rumah masing-masing.

Sedangkan misa hari minggu pada 22 dan 29 Maret 2020, umat katolik diminta untuk tetap berdoa di rumah masing-masing.

Sedangkan informasi perayaan Pekan Suci yakni, Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Alleluya akan disampaikan kemudian sesuai arahan dari Pemerintah dan Keuskupang Agung Kupang.

Dalam himbauan tersebut juga tertulis bahwa, hendaklah umat memperhatikan semua instruksi dan himbauan pemerintah untuk tidak mengadakan pertemuan atau kegiatan bersama, termasuk latihan koor dan katekese.

Pengumuman yang sama juga disampaikan Pastor Paroki Santa Familia Sikumana Kota Kupang, Pater Sebast Wadjang, SVD.

Dalam pengumuman tersebut juga berisi, berkenaan dengan himbuan Pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona, dan sesuai dengan arahan Bapak Uskup Agung Kupang melalui Vikjen Keuskupan Agung Kupang, maka selaku Pastor Paroki Sancta Familia Sikuman-Kupang mengeluarkan pengumuman, agar Umat melaksanakan Ibadah Jalan Salib, Misa Harian dan Mingguan di Gereja, Misa di KUB, Latihan Koor, Pembinaan Sambut Baru, Katekese, Rekoleksi, dan Pengakuan ditiadakan.

Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka yang ditemui RRI di Kupang menghimbau Umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang, selalu menjaga kesehatan diri, lingkungan, dan menghindari pertemuan-pertemuan umum yang menghadirkan banyak orang.

“ Dalam beraktivitas di Keuskupan Agung Kupang, kami menghimbau supaya umat tetap waspada, tetap menjaga lingkungan yang bersih, menghindari tempat-tempat dimana menjadi tempat pertemuan umum, misalnya di gereja-gereja, di lembaga pendidikan atau lembaga pemerintah, sehingga tidak terjangkit Covid-19. Kami juga menghimbau umat untuk tidak menjalankan ibada apa pun di Gereja saat ini mulai hari ini, Jumat (20/03/2020), sampai ada pengumuman resmi dari Pemerintah,” kata Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka, Pr. di Kupang, Jumat (20/03/2020).

Umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang juga diminta tetap Waspada, tidak panic, tetap berada di Rumah dan menjaga kesehatan Jasmani dan Rohani, serta selalu mengindahkan himbauan yang disampaikan oleh Pemerintah dan para petugas kesehatan.

Jadikan corona sebagai kesempatan untuk berefleksi diri, bertobat, dan menata kehidupan, agar menjadi semakin baik di Hadapan Tuhan.

Umat Katolik juga diminta untuk berdoa dan penuh harapan dan iman, semoga wabah Virus Korona ini cepat berlalu, agar umat kembali melaksanakan aktivitas sebagaimana biasanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00