Zona Merah Covid-19, Pasar dan Fasum Kota Malang Disemprot Disinfektan

KBRN, Malang: Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah pasar tradisional dan fasiltas umum. Upaya penyemprotan itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, mengingat Malang Raya masuk zona merah dengan jumlah 5 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19. 

Penyemprotan disinfektan itu dilakukan di sejumlah titik diantaranya Pasar Oro-oro Dowo, terminal Mulyorejo, kantor kejaksaan, kantor bank, Pasar Besar, Pasar Bunul, Pasar Klojen, dan sejumlah mall di kota pendidikan.

"Penyemptotan ini terjadwal mulai Jumat 20 Maret lalu sampai 29 Maret mendatang. Tujuan utamanya membasmi penyebaran Covid-19," kata koordinator tim penyemprotan disinfektan BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe saat ditemui RRI di sela kegiatan penyemprotan disinfektan, Senin (23/3/2020).

Setiap harinya, sambung Selvy, ada lima titik yang disasar oleh petugas BPBD. Tempat yang disasar adalah lokasi keramaian masyarakat seperti pasar, bank, dan mall. Sedangkan untuk lembaga pendidikan seperti sekolah masih akan dibahas. "Untuk perumahan warga belum dijadwalkan, sementara ini kita fokus untuk menyasar tempat-umum," ungkapnya.

Meski demikian, sejumlah warga perumahan di Kota Malang telah melakukan inisiatif mandiri untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Selain penyemprotan disinfektan, tim BPBD yang didampingi personel Polsek Klojen juga melakukan upaya sosialisasi pada pedagang dan pembeli di pasar. Mereka diimbau untuk menjaga kebersihan pasar, rajin mencuci tangan setelah beraktivitas di pasar. "Tetap waspada, tetapi jangan panik," imbau salah seorang personel kepolisian. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00