74% BLT Dana Desa Sudah Disalurkan

KBRN, Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyebutkan sudah ada sebanyak 44.035 desa yang mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa dari Pemerintah. Jumlah tersebut jika di akumulasikan dengan total jumlah desa yang siap mencairkan sekitar 74 persennya. 

"Hal ini setara dengan 74 persen dari 59.453 desa yang telah menerima transfer dana desa ke rekening kas desa pada hari yang sama," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingga, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam rilis yang diterima RRI, Sabtu (23/5/2020).

“Kita memang berkejaran dengan dana desa yang tersalur ke desa, agar segera dibelanjakan sebagai BLT Dana Desa,” tambahnya melengkapi.

Dalam pemantauannya Gus Menteri sapaan akrab Mendes PDTT data hari terakhir penyaluran BLT Dana Desa itu mencapai 7.023 desa yang mencairkan bantuan ditengah Pandemic ini.

“Hari ini sebanyak 4.522.552 keluarga miskin telah mendapatkan BLT Dana Desa. Nilai yang disalurkan mencapai Rp2.713.531.200.000”, ucapnya.

“Dalam sehari terakhir terjadi penambahan penyaluran kepada 720.185 keluarga miskin berupa tambahan dana Rp432.111.000.000,” tambah Gus Menteri.

Dia kembali mengingatkan kategori desa yang siap menyalurkan BLT Dana Desa itu jika sudah selesai melakukan musyawarah desa khusus (Musdesus). Forum yang menurutnya demokratis di tingkat desa ini berfungsi untuk menetapkan keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Dana Desa.

Alurnya setelah didaftarkan, kemudian diumumkan dan KPM akan menerima bantuan yang berasal dari dana desa ini.

“Sampai hari ini sebanyak 59.238 desa telah melakukan musdes khusus. Ini setara dengan 99,6 persen dari desa telah mendapat transfer dana desa. Dalam sehari saja tercatat musyawarah dilakukan 2.734 desa," ungkap Gus Menteri.

Berbagai jalan untuk memudahkan pencairan bantuan ini pun kata dia telah dilakukan Pemerintah. Bekerjasama dengan berbagai pihak, melakukan sinkronisasi deregulasi yang dijalankan bersama Kementerian Keuangan.

Kemudian dengan Kementerian Dalam Negeri sehingga ikut memfasilitasi kepala daerah yang mengalami kesulitan dalam percepatan penyaluran bantuan ini.

Sebagai informasi, selama ini Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi mitra Relawan Desa Lawan Covid-19. 

Mereka kata Mendes PDTT ikut menjaga kondusivitas proses penyaluran BLT Dana Desa. Peran kerelawanan mereka semakin diteguhkan melalui kerja sama Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dengan Polri dan TNI.

Sehingga Gus Menteri berharap, penyaluran BLT Dana Desa 100 persen bisa rampung hingga akhir Mei 2020 mendatang.

"Kita berharap kepada bupati dan walikota untuk melepas sepenuhnya kepada desa agar bisa melakukan percepatan penyaluran BLT. Jangan dihambat dan jangan banyak aturan. Mudah-mudahan KPM yang mau nerima BLT bisa memanfaatkannya sebelum lebaran," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00