Biadab, Petugas Medis Tewas Ditembak KKB Papua

Proses evakuasi petugas medis Covid-19 yang tewas ditembak KKB Papua (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Tim Operasi Satuan Tugas Operasi Nemangkawi 2020 Polri mengirimkan informasi resmi berkaitan peristiwa teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yakni penembakan terhadap dua tenaga medis di Papua.

Diketahui dua tenaga medis ini merupakan anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 yang tengah bertugas.

Satu diantaranya dinyatakan telah meninggal dunia saat proses evakuasi dilakukan.

Proses evakuasi dua tenaga medis yang ditembak KKB Papua (Dok. Istimewa)

"Dari informasi yang diterima bahwa satu korban dinyatakan meninggal dunia, dan satu lagi masih dirawat dalam keadaan kritis," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM. Kamal sesuai rilis yang diterima RRI, Sabtu (23/5/2020).

Kamal merinci kronologi lengkap evakuasi yang dilakukan oleh kepolisian. 

Evakuasi Tenaga Medis di Papua

Awalnya kata dia, dua orang tenaga medis yaitu Amalek Bagau (30) dan Eniko Somou (39) hendak bertugas mengantarkan obat-obatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Namun di tengah perjalanan, mereka berdua ditembaki oleh KKB, hingga satu diantaranya tutup usia.

“Setelah melewati jalan terjal, personel Ops Nemangkawi dan Polres Intan Jaya kemudian berhasil mengevakuasi kedua korban, namun yang bernama Eniko Somou dinyatakan meninggal dunia karena luka tembak,” paparnya.

“Kemudian personel Ops Nemangkawi bersama Polres Intan Jaya mengevakuasi korban ke Nabire dengan menggunakan pesawat Smart Air dari Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,” tambahnya melengkapi.

Setibanya di Bandara Douw Aturure Nabire pada hari Sabtu, 23 Mei 2020 sekitar pukul 10.20 WIT, korban luka Amalek Bagau menurut Kamal langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Proses evakuasi petugas medis korban penembakan KKB Papua (Dok. Istimewa)

"Perlu diketahui bahwa tempat kejadian sangat jauh dengan medan yang sulit, hal ini merupakan salah satu hambatan yang dihadapi anggota di lapangan untuk menuju ke lokasi tersebut. Kita membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk dapat tiba di TKP," ucap Kabid Humas Polda Papua.

"Kedua korban ini merupakan tenaga medis yang mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, apa lagi saat ini pemerintah sedang berjuang menghadapi pandemi covid-19," tambah Kabid Humas Polda Papua. (Foto: SATGAS HUMAS OPS NEMANGKAWI 2020)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00