Bali Bertekad Loloskan Banyak Pesilat di PON 2020

KBRN, Denpasar : Prestasi atlet Pencak Silat Bali di level Nasional dan Internasional tidak dapat dianggap sebelah mata. Terbukti dalam berbagai event Pesilat Bali tidak kalah saing dibandingkan Pesilat di Tanah Air maupun Luar Negeri.

Sebut saja ajang Asian Games, tiga pesilat Bali yang membela Merah Putih, berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia.

Prestasi tersebut yang membuat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali berani membidik target meloloskan banyak pesilatnya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Sekretaris Umum (Sekum) IPSI Bali Nyoman Yamadhiputra kepada RRI di Denpasar Jumat, (4/1/2019) mengatakan pada multi event olahraga empat tahunan antar seluruh propinsi di Indonesia itu, Bali sudah menyiapkan sejumlah pesilat handal. Unggulan utama yakni peraih emas Asian Games Komang Harik Adiputra dan Ganda Putri Sang Ayu Sidan Wilantari-Made Dwiyanti. Selain itu masih banyak atlet pelapis yang ditarget lolos Pra Kualifikasi PON.

“Kita berharap atlet kita sebanyak-banyaknya bisa lolos, walaupun kita kemungkinan berada di group wilayah yang agak berat seperti Jawa Timur, Jawa Barat, DKI, Jawa Tengah itu semua berada di wilayah kita dan membuat agak berat bagi kita, tapi kita yakin atlet-atlet kita bisa bersaing di tingkat Nasional,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, Yamadhiputra menginstruksikan di tahun 2019 ini, semua perguruan silat di Pulau Dewata mengintensifkan latihan dan pembinaan.

“Kalau dari prestasi kita lebih mendorong kepada perguruan-perguruan untuk melaksanakan pelatihan lebih intensif untuk atlet-atlet yang akan membela Bali pada Pra PON nanti,” ujarnya.

Berkaca pada PON 2016 di Jawa Barat lalu, cabang olahraga Pencak Silat berhasil menyumbang dua medali emas untuk Bali. Hasil tersebut yang akan diupayakan untuk dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada ajang sama 2020 di Papua, terlebih cabor pencak silat kini menyandang status langganan menyumbang medali emas bagi Pulau Dewata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00