Skala Prioritas Turnamen Bulu Tangkis Indonesia

Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan. (Dok: Antara)

KBRN, Jakarta : Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bakal menyusun program pengiriman pemain dengan skala prioritas. Itu menyusul penetapan jadwal baru kalender turnamen 2020 yang telah dirilis oleh BWF. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) secara resmi mengumumkan jadwal baru kalender turnamen 2020. Sebab, dunia bulu tangksi masih terkena imbas pandemi COVID-19. Menurut catatan PBSI, ada 22 turnamen Tingkat I dan II, termasuk Indonesia Open 2020 yang bakal berlangsung mulai Agustus-Desember 2020.

Baca juga : Respons Positif Pelaksanaan Indonesia Open 2020

“Dengan jadwal padat, tim Binpres (Pembinaan dan Prestasi) harus menyusun skala prioritas, atlet mana saja yang akan ikut turnamen apa saja,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto seperti dikutip situs resmi PBSI, Jumat (22/05/2020).

Tapi, dia juga mengakui, masih terdapat beberapa agenda turnamen belum dapat dikonfirmasi dengan pasti.

“Namun, ada beberapa turnamen yang masih akan dikonfirmasi lagi dari negara penyelenggara, salah satunya Tiongkok," ungkap Achmad.

Baca juga : BWF Umumkan Waktu Penyelenggaraan Indonesia Open 2020

Selain itu, Budiharto juga meminta agar para atlet yang sudah kurang lebih lima bulan tanpa tanding, juga mesti mengembalikan kondisi mereka seperti semula di saat musim turnamen. Mengingat, turnamen internasional terakhir yang dilangsungkan adalah All England 2020 pada Maret lalu.

"Kami beruntung tetap melakukan karantina mandiri selama ini. Jadi, atlet masih bisa terkondisi dari sisi kebugaran dan feeling mainnya," ujar Budiharto.

Budiharto juga memastikan, bahwa pekerjaan rumah (PR) ke depannya adalah mengembalikan kondisi atlet secara maksimal dan mempersiapkan mereka kembali ke musim kompetisi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00