Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kotim Peringkat 5 se-Indonesia

KBRN, Palangka Raya:Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kabupaten Kotawaringin Timur menempati peringkat 5 dari 224 kabupaten se-Indonesia yang melaksanakan Pilkada. Data yang dirilis Bawaslu RI pada bulan lalu tersebut kembali diungkapkan pada Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada 2020 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (5/3/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, mengatakan kondisi perpolitikan sangatlah dinamis. Menurutnya, selama proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah masih berjalan, situasi bisa saja berubah.

“Kita berharap ke depan dengan adanya info kerawanan Pilkada ini menjadi perhatian kita bagaimana kita mengantisipasi titik-titik kerawanan itu sehingga semua proses tahapan penyelenggaraan berjalan aman dan tertib,” ujarnya di hadapan peserta Rakor dan Tim dari Kemenkopolhukam.

Lebih lanjut dikatakan, indikator indeks kerawanan Pemilu di Kotawaringin Timur disebabkan beberapa faktor, diantaranya sejarah pernah terjadinya konflik saat pesta demokrasi di kabupaten dengan moto Habaring Hurung itu.

Sekda Kalteng ini menambahkan setelah penetapan calon kepala daerah yang diusung partai politik baru akan terlihat apakah proses politik akan semakin memanas atau tidak.

Sementara itu, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Provinsi Kalimantan Tengah ada di peringkat 6 dari 9 provinsi yang melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Menghadapi Pilkada serentak tahun 2020, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyediakan dana Pilkada dengan total keseluruhan kurang lebih 382 milyar rupiah. Dana tersebut untuk keperluan penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu, serta keperluan pengamanan oleh TNI dan Polri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00