Tim Wasev Kodam Merdeka Tinjau Pelaksanaan TMMD di Dua Desa

KBRN, Banggai : Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam XIII Merdeka meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 Kodim 1308 Luwuk Banggai di Desa Samalore Kecamatan Toili dan Desa Argakencana Kecamatan Moilong, Selasa (07/04/2020). Sebelum meninjau lokasi fisik, dua Tim Wasev yakni Kolonel Arh Sinthu Bas Ignatius (Staf Ahli Panglima Bidang Budaya) selaku ketua tim dan Kolonel Inf Firdaus Agustina (Staf Ahli Panglima Bid. Jemen Sishaneg) ini mendengar pemaparan langsung dari Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Fanny Pantouw di ruang data TMMD di Desa Samalore.

Dalam pemaparannya, Komandan Kodim (Dandim) 1308 Luwuk Banggai menjelaskan dengan pelaksanaan TMMD 107 berupa pengerjaan fisik dan nonfisik. Untuk pegerjaan fisik, Satgas TMMD membuat plat deker dan peningkatan jalan desa sepanjang 3 kilometer di desa tersebut. Sedangkan untuk nonfisik, mereka memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan.

“Kalau penyuluhan kesehatan, kami fokus pada sosialisasi pencegahan pandemic virus corona atau Covid-19 dengan sistem door to door, sekaligus memeriksa kesehatan dan suhu tubuh warga,” tutur Fanny.

Selain itu, Satgas TMMD memiliki program tambahan berupa renovasi 27 rumah di dua desa, perbaikan rumah ibadah, sekolah dan lainnya.

“Sejauh ini, progres pengerjaan sudah mencapai 85 persen,” tuturnya.

Disela kegiatan tersebut Komandan Kodim (Dandim) 1308/LB, Letkol Inf Fanny Pantouw, S,Sos, juga meninjau langsung lokasi pembangunan  prasasti TMMD, di Desa Samolore, Kecamatan Toili. Dandim didampingi Pasiter, Kapten Ardiansyah, dan Pasipers Kapten Ramli. Dikatakan Dandim jika peninjauan untuk memastikan selesainya pembuatan prasasti TMMD. Karena pembangunan prasasti dipandang perlu, untuk menandakan jika Desa Samalore dan Desa Argakencana, pernah menjadi sasaran TMMD.

“pembuatan prasasti dilokasi sasaran TMMD sangat penting, untuk menandakan jika pihak TNI melalui TMMD pernah hadir membangun di Desa tersebut.

Selesai melakukan peninjauan, Dandim mengatakan jika ia selaku Dansatgas merasa puas dengan pekerjaan yang di kerjakan anggotanya.

”kerja yang semangat dan tulus. Tugu prasasti ini sebagai tanda kemanunggalan TNI Rakyat yang tercipta dan terjalin baik di Desa Samalore dan Desa Argakencana,”tegas Dandim. Humas/NS

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00