Kurangi Interaksi Massa, Bawaslu Solo Terapkan Rakor Berbasis Online

KBRN, Surakarta : Koordinasi berbasis online dikedepankan Bawaslu Kota Surakarta dengan berbagai pihak dalam menjalankan fungsi pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Langkah tersebut ditempuh sebagai antisipasi penyebaran corona.

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono mengatakan, kegiatan perdana sudah ditempuh melalui video conference (vidcon). Salahsatunya saat koordinasi dengan Bawaslu Propinsi Jawa Tengah, yang juga diikuti oleh 35 Kabupaten Kota se Jawa Tengah.

"Dalam waktu dekat Bawaslu Kota Surakarta akan melaksanakan pengawasan verifikasi faktual (verfak ) terhadap dukungan bakal pasangan calon ( bapaslon ) perseorangan," ungkap Budi Jumat (20/3/2020).

Kegiatan itu dilaksanakan 26 Maret hingga 15 April mendatang. Saat ini Bawaslu fokus membekali jajaran pengawas, baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan untuk pengawasan verifikasi faktual. 

Namun sesuai arahan Bawaslu Pusat maupun Propinsi Jateng maka bentuk pengarahan akan kita laksanakan dengan cara vidcon atau lewat cara lain dengan sistem online.

"Ya, semua itu terkait dengan upaya pencegahan dan sntisipasi penyebaran virus corona," tandasnya.

Bentuk kegiatan yang mengundnag banyak orang menurut Budi sementara ditunda dulu. Kemudian rapat koordinasi dengan kecamatan maupu pengawas kelurahan yang sifatnya pengumpulan orang atau fisik dikurangi.

Kita lebih memaksimalkan penggunaan IT dalam melakukan koordinasi rekan rekan di tingkat kecamatan maupun kelurahan," ujarnya.

Lanjut Budi, target dalam pengawasan ini agar Komisi Pemilihan Umum KPU dan jajarannya sampai ke bawah Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) bisa melaksanakan verfak sesuai mekanisme atau tata cara yang sudah ditentukan. 

"Jangan sampai terjadi dalam verfak lembaga penyelengara tidak menggunakan sistem door to door dalam verifikasi dukungan Bapaslon perseorangan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00