Konser Virtual, Jansen Sitondang: MPR, Awasi Pemerintah

KBRN, Jakarta: Buntut dari ditangkapnya M Nuh yang merupakan pemenang lelang motor listrik Presiden RI, Joko Widodoo dalam “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona” yang diprakasai MPR menuai kritikan. Kritikan disampaikan politisi Partai Demokrat, Jansen Sitandaon. 

"Ruwet.. Ruwet. Hasil tak seberapa, konser dikritik banyak pihak, pembeli lelang tak jelas lagi," tulis Jansen di akun Twitternya, Kamis (21/5/2020).

Sebaiknya, tegas Jansen DPR/MPR fokus mengawasi kinerja pemerintah yang saat ini tengah bekerja menangani pandemi virus COVID-19 dengan uang rakyat. 

"Lebih baik MPR bersama DPR itu fokus ngawasi kinerja Pemerintah saja. Ratusan Triliun uang rakyat mereka kelola. Karena tak semua punya kewenangan melakukan itu," tambahnya.

Penangkapan M Nuh ini menjadi trending topic di media sosial Twitter sepanjang hari ini. MPR telah menggelar konser amal penggalangan dana bertajuk “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona”.

Sebelumnya, Polda Jambi menangkap M Nuh, pada Kamis (20/5/2020) dini hari. Disebut-sebut, M Nuh ternyata bukanlah seorang pengusaha seperti yang disebutkan di media sosia.

Ternyata, pria bernama lengkap Muhammad Nuh itu merupakan merupakan warga RT, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi. Pria yang lahir pada 19 Maret 1974, itu merupakan buruh harian lepas dan bukan seorang pengusaha.

(foto: tiktak.id)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00