Begini Pedoman Pangan Olahan dari BPOM

KBRN, Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan mulai membahas panduan bagi para pelaku usaha dalam produksi, distribusi, dan ritel pangan olahan. Apalagi, BPOM adalah bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Penyusunan pedoman ini telah melalui konsultasi publik yang dilaksanakan secara online dengan melibatkan perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Juga melibatkan perwakilan Asosiasi Pelaku Usaha Produksi Pangan Olahan, Asosiasi Pelaku Usaha Distribusi Pangan Olahan, dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia,” kata Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Pedoman ini berisi segala aspek upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dalam sarana produksi dan distribusi pangan olahan.

"Itu mencakup sanitasi, higienis dan kesehatan personil, serta penerapan pembatasan jarak fisik (physical distancing) sebagaimana protokol pencegahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar dia. 

Langkah ini jug amemiliki tujuan dukungan yang pasti. Sebab, kata dia, itu dapat memastikan rantai produksi dan distribusi pangan olahan.

"Jika berjalan konsisten sesuai penerapan cara yang baik (Good Practices) khususnya di masa pandemi COVID-19. Kami adakan webinar untuk sosialisasi dengan 300 orang peserta," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00