Sambut Tahun Baru, Tagana Bangka Kerahkan Pasukan di Pantai Rawan Bencana

KBRN, Sungailiat : Sebagai daerah kepulauan, Bangka Belitung sangat dipengaruhi dengan kondisi cuaca dan kondisi alam lainnya yang dapat mengancam aktivitas masyarakat setempat.

Dari pengalaman pada tahun sebelumnya, kondisi cuaca ekstrim yang melanda Kepulauan Bangka Belitung seperti yang terjadi saat ini, harus diwaspadai, terlebih di kawasan wisata pantai di Kabupaten Bangka.

Menurut Ketua Tim Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Bangka Mustam, wisata pantai itupun menjadi salah satu tujuan utama bagi para pengunjung pada musim liburan termasuk moment Natal dan Tahun Baru 2020 ini.

Untuk itu, kendati tidak dilibatkan dalam Giat Operasi Lilin Menumbing 2019, pihaknya tetap menyiagakan pasukan di kawasan wisata pantai mencegah terjadinya bencana, dimana pemantauan lebih diintensifkan di pantai rawan yang sering memakan korban seperti Pantai Matras dan Rambak Sungailiat.

“Kawan – kawan kami kerahkan, dan tetap akan kontrol, mereka siaga dan mereka akan kontrol pada pantai – pantai yang ramai dikunjungi para masyarakat yang hobinya ke pantai,” kata Mustam, Kamis (26/12/2019).

Dengan musim hujan yang melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung, berpengaruh terhadap ketinggian gelombang laut yang diperkirakan berkisar nol koma 25 hingga 1 koma 25 meter menjadi pemicu terjadinya bencana tersebut.

Mustam menjelaskan kondisi cuaca dan ketinggian gelombang itulah yang harus di waspadai pengunjung pantai, dengan mematuhi rambu – rambu papan peringatan dan himbauan petugas agar pengunjung tidak mandi secara bebas di pantai.

Jika pun pengunjung tetap ingin mandi di pantai, dapat lebih jeli memilih lokasi pantai yang memang kondisi nya tidak rawan, langsung berhadapan dengan gelombang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00