Dua Perawat Positif Covid-19, Puskesmas Ditutup Sementara

Puskesmas Rijali Ditutup Setelah dua perawat terkonfirmasi Covid-19

KBRN, Ambon : Pelayanan kesehatan di Puskesmas Rijali Kota Ambon untuk sementara ditutup, pasca dua perawat di puskesmas tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. 

Selama ditutup, seluruh bagian Puskesmas menjalani sterilisasi melalui penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas Damkar Kota Ambon. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz mengatakan, penutupan sementara dilakukan seiring dikeluarkannya hasil Swab/PCR test terhadap sejumlah petugas kesehatan yang bertugas pada Puskesmas Rijali.

Dari hasil tersebut, dua orang perawat dinyatakan Positif. Oleh larena itu, pemerintah daerah setempat mengambil langkah penutupan selama satu minggu untuk pelayanan di Puskesmas Rijali, terhitung mulai Senin, 18 mei 2020.

"Sterilisasi di area puskesmas sudah dilakukan, dengan penyemprotan disinfektan. Begitupun tracing dan tracking kepada siapapun yang kontak erat dengan dua petugas kesehatan yang terkonfirmasi positif," ujarnya, Selasa (19/5/2020).

Selama ditutup, aktivitas di seputaran Puskesmas yang terletak di Kawasan Pasar Batumerah ini berjalan normal. 

Salah seorang pengemudi ojek, Eten, yang setiap hari mangkal di depan Puskesmas tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Eten bersama pengemudi ojek lainnya tidak khawatir beraktivitas di seputaran Puskesmas. 

Bahkan pengemudi ojek paruh baya ini menyesalkan penutupan puskesmas. Pasalnya, masyarakat sekitar yang hendak berobat harus menempuh jarak cukup jauh menuju puskesmas lain.

"Iya kita sudah tahu kalau ada dua orang perawat yang positif. Tidak tahu juga kapan mereka test. Tapi kita begini saja seperti biasa ngojek. Mudah-mudahan dengan kita niat cari nafkah, dijauhkan dari Corona," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00