Covid-19 NTB : 410 Positif dan 251 Sembuh

Data Covid-19 NTB.jpg

KBRN, Mataram : Gugus tugas provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark telah memeriksa sebanyak 172 sampel dengan hasil 150 sampel negatif. Tapi, ada lima sampel positif ulangan, dan 17 sampel kasus baru positif Covid-19. Data ini pula menjadi salah satu catatan Indonesi ketika mmeutuskan "The New Normal".

Selain itu, juga terdapat penambahan tiga orang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif.

"Dengan adanya tambahan 17 kasus baru terkonfirmasi positif, 3 (tiga) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 410 orang, d," kata, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas provinsi Nusa Tenggara Barat, Haji Lalu Gita Ariadi, Kamis (21/5/2020).

Rinciannya adalah 251 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal dunia, serta 152 orang masih positif dan dalam keadaan baik. Demi mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 922 orang dengan perincian 375 orang (41%) PDP masih dalam pengawasan, 547 orang (59%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Sementara, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah 5.438 orang, terdiri dari 231 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 5.207 orang (96%) selesai pemantauan. 

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.150 orang, terdiri dari 1.853 orang (36%) masih dalam pemantauan dan 3.297 orang (64%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 58.460 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.870 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 54.590 orang (93%).

"Dengan adanya tambahan 17 kasus baru terkonfirmasi positif maka jelas daerah kita belum aman dari Covid-19," kata dia.

"Kita semua tidak boleh lengah dan kendor dalam disiplin. Upaya dari masing-masing pemerintah daerah berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat setempat untuk tidak membiarkan munculnya titik-titik keramaian juga sangat diperlukan agar penyebaran wabah Covid-19 tidak semakin bertambah," tambahnya.

Gita Ariadi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19, dan mengikuti seluruh anjuran dan himbauan pemerintah. Mereka tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. 

Pemerintah juga memberikan penghargaan yang tinggi kepada petugas kesehatan. Itu tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat, maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00