113.305 Orang Rapid Test, 4.329 Dinyatakan Reaktif

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati (Tuter/RRI)

KBRN, Jakarta : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali melakukan rapid test atau pemeriksaan awal virus Corona baru terhadap warganya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyebutkan total ada sebanyak 113.305 orang yang mengikuti tes kali ini.

“Rapid test juga masih dilakukan di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 113.305 orang telah menjalani rapid test,” ungkapnya ketika menggelar keterangan pers di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020).

Hasilnya, kata Ani, sebanyak 4.329 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Namun seperti sebelumnya, Ani tak merincikan daerah mana saja di Jakarta tempat pihaknya melakukan rapid test ini.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Jakarta Meningkat 96 Kasus

“Dengan rincian 4.329 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 108.976 orang dinyatakan non-reaktif,” paparnya.

Nantinya, lanjut dia, sesuai prosedur masyarakat peserta rapid test yang dinyatakan positif (reaktif) akan menjalani pemeriksaan sampel lendir yang diambil dengan metode swab, diperiksa menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Dari hasil swab test itulah baru bisa diketahui apakah seseorang terinfeksi Corona atau tidak. Rapid test hanya sebuah petunjuk awal, bukan menentukan terinfeksi atau tidaknya seseorang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00